DPRD Lampung Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Presiden

DPRD Lampung telah menghantarkan aspirasi masyarakat Lampung yang disampaikan lewat aksi Aliansi Lampung Memanggil (ALM) kepada Presiden Jokowi dan Pimpinan DPR RI. 

ALM unjuk rasa menuntut tujuh poin di depan pintu gerbang Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Lampung, Rabu (13/4/2022). Mereka tak dapat masuk karena polisi memasang kawat duri di pintu gerbang.

Saat mahasiswa aksi, Ketua DPRD Mingrum Gumay menemui massa pendemo dan mengatakan akan memfasilitasi untuk menerima serta meneruskan aspirasi masyarakat tersebut ke pemerintah pusat.
Ketua DPRD Provinsi Lampung mengatakan aspirasi yang sudah diterima dari mahasiswa sudah didalami secara kelembagaan bahwa itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kondisi masyarakat saat ini.

“Alhamdulilah aspirasi tersebut sudah kami terima dan kami hantarkan kepada pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Republik Indonesia dan Pimpinan DPR RI di Jakarta,” imbuhnya.

Dalam surat No.160/676/III.01/50/2022 tentang penyampaian aksi, DPRD Lampung meminta kepada pusat agar aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan pengambilan keputusan.

Mingrum Gumay juga berkomentar terkait salah satu tuntutan yang disampaikan kepada DPR RI. Dia juga akan memonitor perkembanggannya yang salah satunya masalah reformasi agraria.

Terkait rencana unjuk rasa susulan, Ketua DPRD Provinsi Lampung mengatakan mahasiswa hendaknya melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat saat Ramadan 1442 ini.

Alasan dia, aksi parlementer akibat adanya saluran komunikasi yang tersumbat. “Jika tidak tersumbat, saya rasa nggak perlu parlemen jalanan” tutup mantan aktivis di era 90-an ini.

Post kota

Tinggalkan Balasan