Pekon Way Haru Bangkunat Bagikan BLTDD untuk 21 KK

Pesisir Barat – Pekon (desa) Way Haru, Bangkunat, Pesisir Barat, Lampung bagikan bantuan langsung tunai dana desa (BLTDD) untuk 21 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat.

Pembagian bantuan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban warga yang terdampak virus Covid-19 yang sedang dihadapi bersama.

“Untuk masyarakat di pekon Way Haru Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat, pembagian BLTDD secara bertahap. Pihak pemerintahan akan terus memberikan bantuan sesuai amanat undang-undang dan peraturan terkait pandemi Covid-19 -19,” kata Peratin (Kades) Way Haru, Dian Setiawan saat penyerahan bantuan tersebut di balai pekon setempat, baru-baru ini.

Lebih jauh ia menyampaikan, saat ini merupakan tahapan dalam rangkaian kegiatan Pemerintah Pekon Way Haru dalam berperan aktif ikut serta mengatasi wabah pandemi saat ini.

“Bantuan ini bersumber dari anggaran dana desa (ADD) tahun 2021 untuk masyarakat yang terdata dalam sebagai penerima. Sementara itu bagi warga yang tidak ada dalam data BLTDD jangan salah pemahaman, karena bisa dipastikan dia mendapat bantuan dengan jenis bantuan yang lain, misal PKH, Bansos dari Kementerian, atau bantuan tunai lain baik dari provinsi/kabupaten atau pun dari pihak yang sah menurut peraturan yang ada dan kami pastikan semua mendapatkan bantuan hanya saja berbeda nama bantuan tersebut,” paparnya.

Ia berpesan dan berharap pada masyarakat untuk bisa memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya, sesuai harapan Pemerintahan Pekon Way Haru pemanfaatan bantuan ini yang paling utama untuk kebutuhan dapur dan bukan kebutuhan lain seperti beli pulsa HP.

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya tidak pernah memberi izin pada warga untuk mengadakan hajatan pernikahan secara besar-besaran atau penyediaan meja kursi dan panggung musik organ tunggal yang mengundang kerumunan, karena hal ini sudah jelas jelas dilarang terkait pihak pemerintah serta melanggar protokol kesehatan dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini.

“Jadi dalam masa saat ini kita tetap wajib mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap memakai masker jika keluar rumah, mencuci tangan, menghindari kerumunan, karena hal tersebut berdampak pada kehidupan masyarakat kita sehingga pihak pemerintah berbagai upaya dilakukan dalam mengatasi semua dampak dari pandemi Covid-19, maka oleh sebab itu  kami dari Pemerintahan Pekon berharap agar masing-masing pihak bisa saling mengingatkan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak baik atau kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Himpun Pemekonan (LHP) Pekon Way Haru, M. Romzi, kata dia, bantuan ini agar betul-betul dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat.

“Tentu hal ini butuh pemahaman masyarakat yang bijak agar tepat sasaran dalam penggunaan bantuan ini,” tutupnya. (Yas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *