Perangi Narkoba dan Maksiat, BNM RI Mulai Rapatkan Barisan

Bandar Lampung – Peredaran narkoba semakin marak, para korbannya dari barang haram tersebut semakin hari semakin melonjak drastis

Brantas Narkotika Maksiat (BNM RI) sebagai organisasi yang konsen terhadap pemberantasan narkoba dan maksiat ini selalu melakukan himbauan dan penyuluhan di masyarakat akan bahaya dampak dari narkoba.

“Saat ini, BNM RI terus melakukan konsolidasi organisasi dimulai tingkat DPD, DPC Dan DPAC segera kami bentuk dan efektipkan,” kata Ketua 2 DPP BNM RI, Oka Prasmadhitama, di sekretariat BNM RI di japan Malahayati Nomor 88, Teluk Betung, Bandar Lampung, Rabu
17 Juni 2020.

Hal ini kata dia, sangat diperlukan mengingat garda depan untuk pemberantasan dan menyentuh langsung ke masyarakat adalah tingkat DPAC.

“Agar nantinya DPAC bisa melakukan penyuluhan dan melihat secara langsung jika ada peredaran narkoba dan maksiat yang makin meningkat ini,” ucapnya.

Oka, panggilan akrabnya juga mengharap agar institusi yang berwenang dalam penindakan yaitu BNN dan kepolisian bertindak profesional dan jangan bermain dalam memberantas narkoba dan maksiat.

“Oknum selalu mencari kesempatan untuk mencari keuntungan dalam menangani kasus narkoba. Kami sebagai lembaga penggiat menyampaikan ini bukan berdasarkan asal jeplak. Tapi kami punya bukti, karena apa adanya pengaduan masyarakat kepada BNM RI yang saya pimpin ini,” paparnya.

Oleh karena itu BNM mengajak semua kalangan untuk membrantas narkoba menyelamatkan anak bangsa serta para aparat agar profesional dalam penanganan perkaranya.

“Agar para bandar dan pengedar jera. Dan juga harapan kami libatkan pengawasan eksternal di Direktorat Reserse Narkoba agar terciptanya prinsip bersih transparan dan akuntable serta humanis, sesuai dengan harapan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *