Bandarlampung – Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Lampung mengadakan penyuluhan kesehatan pada jamaah haji Provinsi Lampung, di Asrama Haji Provinsi Lampung.
Kegiatan ini diawali pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran bagi calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini. Menjadi kewajiban bersama antara pemerintah, AKHI Lampung, jemaah haji dan masyarakat untuk mewujudkan istithaah kesehatan jemaah haji melalui program pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji. Dengan dilanjutkan penyuluhan kesehatan dan penyampaian informasi terkait pelaksanaan ibadah
haji.
Marjunet Danoe, SKM, M.Kes selaku Kepala KPP Provinsi Lampung, menjelaskan beberapa tahapan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jemaah haji yaitu; pemeriksaan kesehatan tahap pertama yang dilakukan di puskesmasl, klinik, pembinaan masa tunggu, pemeriksaan kesehatan tahap kedua yaitu rumah sakit kabupaten/kota, pembinaan masa keberangkatan, serta pemeriksaan kesehatan tahap ketiga.
“Yang diselenggarakan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi bidang Kesehatan,” ujarnya, Kamis 8 Agustus 2019.
Ketua AKHI Lampung, dr. Zam Zakarias,Sp.S.M.Kes mengutarakan bahwa pelaksanaan kegiatan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jemaah haji ini adalah dalam rangka memelihara dan meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sehingga mencapai istithaah kesehatan haji.
dr.Zam juga mengungkapkan, pentingnya para calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini, untuk selalu memelihara kondisi kesehatannya walaupun sudah dinyatakan Istithaah Kesehatan, karena tidak tertutup kemungkinan akan berubah menjadi kondisi yang tidak laik untuk berangkat.
“Disebabkan lalai menjaga dan meningkatkan kesehatan
dirinya,” pesan dr.Zam sembari menyarankan memeriksa kesehatan; banyak makan buah dan sayur; serta beraktivitas fisik.
Terkait kesehatan jemaah haji dr.Zam menghimbau seluruh calon jamaah haji banyak mengonsumsi air putih selama berada di tanah suci. Lalu makan makanan yang bergizi serta meminum vitamin agar tubuh tetap fit.
“Termasuk juga diharapkan untuk dapat mengurangi kegiatan-kegiatan di luar ruangan yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan ibadah,” tandasnya.
dr. Rahmi pengurus AKHI Lampung sekaligus dokter yang bekerja di KKP Provinsi Lampung menambahkan bahwa dari Provinsi Lampung terdata ada 19 kloter dengan jumlah 7391 calon jemaah haji. Adapun calon jemaah haji yang tertunda di embarkasi berkisar 7 orang di karenan kondisi kesehatan yang memburuk.
Dari AKHI Lampung yang ikut berpartisipasi dr.Isura, Handy, Yuli, Faizuna, Ratu, Lisda, dr. Ayu, Jamrul, Zainal, Maryati, Robby, Ratna, Lusita, Eko, Ajie, Jhons FS, Hanny, Fendi, Handy, dr.Retha, David, Jamrul, Novita, Yatni dan lain-lain.
