Selama Ramadan, Masjid Baitul Ilmi IIB Darmajaya Sediakan Takjil

BANDARLAMPUNG – Masjid Baitul Ilmi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menyediakan takjil selama Bulan Ramadan kepada jemaah yang tidak sempat berbuka di rumah.

Ketua Umum As Salam Dani Apriansyah, mengatakan setiap tahun masjid yang berada dalam satu komplek dengan kampus biru –sebutan Darmajaya—selalu menyediakan takjil selama Bulan Ramadan. “Sejak awal masjid Darmajaya berdiri hingga selama saya kuliah disini ada terus penyediaan takjil untuk berbuka,” kata dia, Selasa (14/5/2019).

Mahasiswa Teknik Informatika ini menerangkan tahun ini, UKM As Salam menjadi panitianya dalam memberikan takjil kepada jemaah yang hadir. “Dananya dari kampus dan panitianya kita (As Salam). Dan pihak kampus memberi dukungan besar termasuk pendanaan,” tuturnya.

Dani –biasa disapa—menjelaskan bahwa takjil yang disediakan berupa es buah, kurma, pisang goreng, tempe goreng, bakwan dan air putih. “Sehari biasanya menghabiskan 1,5 kg kurma untuk disediakan jemaah yang ingin berbuka di Masjid Baitul Ilmi dengan dua hingga empat dus air mineral,” ujarnya.

Dia menuturkan jemaah yang datang berbuka ke Masjid Baitul Ilmi biasanya antara 20 hingga 50 orang. “Kalau ramai Senin hingga Jumat sampai 50 orang dan kalau sepi paling sekitar 20 orang. Kebanyakan dari mahasiswa dan karyawan Darmajaya dan jemaah luar juga ada, saat kebetulan mampir karena waktu berbuka telah tiba,” jelasnya.

Terpisah, Rektor IIB Darmajaya, Ir. Firmansyah Y Alfian, MBA, M.Sc., mengatakan kampus selalu memberikan takjil untuk berbuka di Masjid Baitul Ilmi. “Karena Bulan Ramadan penuh maghfiroh Darmajaya ingin berbagi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bagi muslim, lanjut Firman—biasa disapa—menjelaskan bahwa berpuasa merupakan kewajiban kepada siapapun yang telah akil baligh dan tidak memiliki uzur (halangan). “Di kampus juga kita selalu ingatkan kepada muslim untuk melaksanakan shalat, khususnya yang laki-laki agar berjamaah di masjid kampus,” ujarnya.

Firman menambahkan selama bulan Ramadan juga kampus memberikan penyesuaian dalam hal jam kerja kepada karyawan. “Jangan sampai juga membuang waktu dalam bekerja karena Bulan Ramadan ini banyak fadhilah yang didapatkan oleh muslim. Tidurnya menjadi pahala begitu juga bekerjanya,” tutupnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *