Pemkab Lampung Tengah Canangkan Program ‘Gergaji’

Lampung
Tengah – Menyadari pentingnya penanaman nilai-nilai agama dan pendidikan
berkarakter di usia dini, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Pendidikan
mencanangkan program gerakan keluarga mengaji (Gergaji) di setiap sekolah di
seluruh Lampung Tengah.
Progam
Gergaji ini, sebagaimana diterangkan Kadis Pendidikan Lampung Tengah A. Helmi,
didasari semakin menurunnya nilai-nilai akidah pada generasi muda saat ini. Hal
ini ditandai dari karakter anak yang susah dikendalikan, serta banyaknya
kenakalan-kenalan remaja yang harus diantisipasi.
“Kami
menduga salah satu faktor degradasi moral generasi muda saat ini adalah jauhnya
mereka dari agama. Karenanya kami membuat program Gergaji ini. Di 15 menit
awal, semua siswa diwajibkan mengaji bersama. Selain itu sekolah juga wajib
menyediakan guru ngaji, untuk mengajari siswa yang belum bisa membaca
Al-quran,” ungkapnya, Sabtu, (10/6/2017).
Nantinya,
lanjut Helmi, juga akan diadakan tes baca Al-quran setiap semesternya. Bagi
siswa yang lolos akan mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan dari Dinas
Pendidikan. Karenanya bagi siswa yang belum mendapat sertifikat, harus terus
belajar membaca Al-quran dan lolos tes.
“Kami
juga ingin mencetak banyak hafiz dilingkungan sekolah. Sebelumnya juga mewisuda
6.400 hafiz Al-quran dari tingkat SD hingga SMP. Mencetak hafiz di lingkungan
pendidikan, diharapan menanamkan nilai-nilai agama dan moral pada generasi muda
di Lampung Tengah,” tandasnya.
Sementara
itu Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menyatakan generasi muda saat ini harus
dibentengi dengan berbagai hal-hal positif. Mulai dari pendidikan yang
berkualitas, lingkungan yang baik dan penanaman nilai-nilai agama sejak dini.
Ini adalah pondasi untuk melahirkan pribadi yang berkarakter.
Keinginan
mencetak generasi yang agamis juga diwujudkan bupati ronda ini dengan
mengeluarkan Perbup wajib baca Al-quran bagi calon siswa yang mengikuti seleksi
masuk SMP dan SMA. Melalui Perbup wajib baca quran diharapkan akan menghasilkan
generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter.
Kedepan
perhatian terhadap hafiz-hafiz quran akan terus dilakukan Pemkab Lampung
Tengah. Saat ini perhatian terhadap guru ngaji telah diberikan dengan pemberian
insentif kepada guru-guru ngaji di kampung dan di pondok pesantren.
“Pemberian
beasiswa nantinya juga akan diberikan kepada hafiz quran. Bagi hafiz quran yang
hafal 30 juz, kami siap memberikan beasiswa untuk kuliah dimana saja,”
pungkasnya.(Dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *