Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung Minta Rektorat Lebih Memperhatikan Keamanan Kendaraan

Petugas Keamanan Kampus IAIN Memeriksa STNK Mahasiswa di Pintu Utama beberapa waktu lalu
Bandarlampung-
Sejumlah mahasiswa Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Raden Intan Lampung
meminta pihak rektorat lebih memperhatikan keamanan kendaraan roda dua.
Bukan tanpa alasan
kaum intelektual ini memberi saran, pasalnya tingkat pencurian motor di kampus ‘Hijau’
yang akan ber-Metaformosis menjadi Universitas Islam Negeri(UIN) Lampung ini  amat tinggi. Mereka meminta pihak rektorat
memasang Closed Circuit Television(CCTV)
di sejumlah titik strategis, seperti pintu masuk, pintu keluar dan tempat parkir
kampus.

Baca: Rektor IAIN Raden Intan Lampung Dilaporkan ke Kejati
Mereka menuding
sikap rektorat ‘latah’. Rektorat bertindak pasca adanya kehilangan motor, pihak
rektorat dituding belum mampu membuat tindakan pencagahan yang dinilai efektif
dengan memasang CCTV. Lucunya, pihak keamanan kampus yang diduga kurang tanggap
dalam pencegahan, mereka melakukan pemeriksaan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
mahasiswa di pintu utama, pasca mendapat laporan kehilangan kendaraan.  
Kalo
sekarang enggak diperiksa lagi(STNK),” kata Bani, salah satu mahasiswa
setempat, Selasa(15/11/2016).
Mahasiswa lain
menyesalkan sikap yang sama, menurutnya,  pintu keluar kampus cuma satu, jumlah personil
keamanan juga tidak sedikit.
“Kami minta
dipasang CCTV di titik strategis,” ucapnya beberapa waktu lalu.

“Kenapa masih ada pencurian? Salahnya di mana?”.
Mahasiswa lain  menceritakan, pasca
kejadian pihak keamanan setempat sibuk memeriksa semua kendaraan yang keluar,
itu kata dia hanya membuang energy.
“Karena udah
pasti motor(hilang) langsung keluar kampus-lah. Enggak mungkin maling itu
lama-lama di dalem kampus,” tegasnya.
Ia mengaku,
petugas keamanan rektorat setempat kurang mengantisipasi pencurian kendaraan
bermotor di area kampus.
“Coba aja entar se-Minggu lagi ke kampus. Pasti
lolos gitu aja, keluar-masuk enggak ada pemeriksaan STNK lagi,” beber
dia.
Ia
menyarankan, pihak rektorat IAIN Raden Intan Lampung  untuk memasang CCTV(Kamera pengintai) di tiap
sudut agar area kampus lebih aman dan meminimalisir pencurian motor.
“Pasang CCTV
aja yang besar di tiap sudut Keamanan
mahasiswa harus lebih diperhatikan,” sarannya.
Sementara Rektor
IAIN Raden Intan, Mukri enggan menjawab saat dikonfirmasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *