Kinerja Disbertam Lampung Timur Disoal Warga

Ilustrasi/Foto Ist
Lampung
Timur : Masyarakat Desa Gedung Dalam, Kabupaten Lampung Timur, mempertanyakan
kinerja Dinas Pasar, Pertamanan dan Kebersihan Kota Kabupaten setempat, yang
dinilai tidak koperatif di bidang pertamanan.
Seperti
halnya yang terjadi di Taman Maskot Gedung Dalam, yang saat ini kondisinya
sudah tidak sedap di pandang mata dan tidak layak untuk di kunjungi oleh
masyarakat, karena terdapat beberapa area yang berbahaya bagi warga yang
mengunjungi taman tersebut.
Taman yang
menelan dana hingga miliaran tersebut terdapat lubang lebar yang hampir
mencapai 2 meter dan sedalam kurang lebih mencapai 1,5 meter. Selain itu
terdapat tumpukan sampah di lubang septic tank yang sudah menganga dan beberapa
kabel kelistrikan taman yang sudah terkelupas.
Warga
sekitar taman tersebut sangat menyayangkan kondisi taman yang sudah mulai
hancur. Padahal taman tersebut merupakan taman kebanggaan masyrakat setempat.
Selain itu, ia menilai taman tersebut sangat berbahaya bagi pengunjung, apa
lagi anak-anak, sehingga masyrakat harus lebih berhati-hati memasuki taman yang
berada tidak jauh dari pemukiman warga.
Ia
melanjutkan Taman Maskot Gedung Dalam ini juga sering terdapat hewan liar
berbahaya yang sewaktu-waktu mengintai keselamatan pengunjung.
“Taman
Maskot ini sering kita dapati ada ular, karena banyaknya tumbuhan liar dan
tumpukan sampah yang tidak di buang,”ucapnya.
Tak hanya
sampai di situ, warga yang enggan menyebutkan namanya ini juga mengatakan, jika
di malam hari tidak ada yang berani memasuki taman tersebut, karna kondisi yang
gelap gulita tanpa penerangan.
Saat
wartawan lampungtoday.com berusaha meminta tanggapan Kepala Dinas Pasar,
pertamanan dan kebersihan kota, Rusdi. SH. Dirinya tak mampu memberikan
komentar. Bahkan Kadis ini tak memahami permasalahan di lapangan.

Terkait masalah Pertamanan langsung aja ke pak Edi, saya takut salah jawab
nantinya, yang tau pasti detail pertamanan adalah Pak Edi (kabid
Pertamanan),”singkatnya.(LT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *