Sikap Arogan, LANDAK Desak Gubernur Lampung Copot Sekdaprov

Arinal Djunaedi

BANDARLAMPUNG-Provinsi Lampung salah satu provinsi yang sedang giat membangun baik
insfrastuktur, pendidikan, sosial, serta moral budaya dan etika.
Seiring pesatnya pembangunan di provinsi lampung ditenggarai masih adanya oknum
pejabat Pemerintah Provinsi(Pemprov) Lampung yang mencoreng citra dan
kewibawaan kepemimpinan Gubernur Lampung, M. Ridho Fikardo hal ini ditimbulkan
dengan adanya pelecehan profesi yang dilakukan  oknum pejabat teras di pemerintah
provinsi Lampung, Arinal Djunaedi yang telah melakukan pelechan profesi dan penganiayaan
terhadap salah seorang karyawan Ground Handling yang bekerja di Bandara Raden
Inten II pada hari Sabtu tanggal 16 April 2016, oleh karena itu kami Lembaga Analisa
Nasional Demokrasi Anti Korupsi (LANDAK) bersama Satuan Koordinasi Cabang
Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab BANSER) menyatakan sikap.

“Mendesak Gubernur Lampung untuk memberhentikan Sekprov  Arinal Djunaedi yang melakukan penganiayaan
terhadap Karyawan Ground Handling yang bekerja di Bandara Radin Inten II,”kata LSM LANDAK dalam rilis yang diterima Suryaandalas.com,
Rabu(20/04/2016).

Lalu, mendesak Kapolda
Lampung agar memproses secara hukum tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan
oleh Arinal Djunaedi .
LANDAK dan BANSER
mengecam keras tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum pejabat provinsi yang
tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin.
LANDAK dan BANSER menghimbau kepada masyarakat lampung agar berani melaporkan
tindakan kesewenang-wenangan/ intimidasi yang dilakukan oleh oknum pejabat
pemerintahan atau perseorangan.
Kami mendukung Program KAPOLDA Lampung “P I I L” (P=Profesional, I=Integritas,
I=Iman dan Taqwa, L=Low enforcement).(rls)

Tinggalkan Balasan